Berita

FK Unisba Bahas Pengembangan PPDS dalam Audiensi dengan Kemenkes

0
FK Unisba Bahas Pengembangan PPDS dalam Audiensi dengan Kemenkes
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Kamis (12/3/2026).(foto: komhumas unisba)

SEHAT-SEHAT.COMFakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) menggelar audiensi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Kamis (12/3/2026). Pertemuan ini membahas sejumlah langkah strategis terkait penguatan pendidikan dokter spesialis serta pembinaan pendirian fakultas kedokteran baru.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Unisba Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama Dekan FK Unisba Dr. Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes., M.M. Dari pihak Kementerian Kesehatan, pertemuan ini diikuti oleh perwakilan Direktorat Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) serta PMO SDMK.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas dukungan Kementerian Kesehatan terhadap rencana pengembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di FK Unisba. Program spesialis yang menjadi fokus awal adalah Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), sekaligus membuka peluang pengembangan program spesialis lain yang sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia.

Selain itu, audiensi juga menyoroti peran FK Unisba dalam memberikan pembinaan bagi pendirian fakultas kedokteran baru di sejumlah perguruan tinggi. Tiga perguruan tinggi yang terlibat dalam proses tersebut adalah Universitas Nusa Putra, Telkom University, dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

Dalam pertemuan itu, rektor dari Universitas Nusa Putra dan Telkom University hadir secara langsung, sedangkan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai diwakili oleh Wakil Rektor III. Kehadiran para pimpinan perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari proses koordinasi sekaligus penguatan kerja sama dalam rencana pendirian program studi kedokteran.

Sebagai langkah lanjutan, Kementerian Kesehatan direncanakan akan melakukan visitasi ke program studi kedokteran di perguruan tinggi yang terlibat. Visitasi ini bertujuan memberikan penilaian serta rekomendasi sebagai bagian dari proses pendirian dan pengembangan fakultas kedokteran baru.(sani/png)***

Unisba Gelar Pesantren Calon Dokter 2026, Perkuat Integrasi Ilmu Kedokteran dan Nilai Keislaman

Previous article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Berita